Manusia Purba telah Menghuni Hutan Hujan Sumatera Lebih dari 60 Ribu Tahun...

Manusia Purba telah Menghuni Hutan Hujan Sumatera Lebih dari 60 Ribu Tahun Lampau

2
0
SHARE
Fosil gigi manusia (kiri)ditemukan di gua Sumatera, dibandingkan dengan gigi orangutan (kanan) / sciencenews.org

SHNet, Sidney – Sebuah penelitian mengungkap bahwa manusia modern awal telah menghuni hutan hujan di pulau Sumatra, Indonesia antara rentang waktu 73.000 dan 63.000 tahun yang lalu, yakni sesaat sebelum abu letusan besar gunung berapi Gunung Toba di pulau itu menutupi Asia Selatan.

Dua gigi yang sebelumnya ditemukan dari fosil di gua Lida Ajer di Sumatra yang dihubungkan ke genus manusia purba, Homo, menampilkan ciri khas manusia modern, Homo sapiens, demikian laporan ahli geografi, Kira Westaway dari Macquarie University di Sydney serta rekan-rekannya. Dengan mencocokkan sedimen dan formasi fosil Lida Ajer, para ilmuwan menghasilkan perkiraan umur untuk gigi manusia dan fosil fosil berbagai hewan hutan yang digali pada akhir 1800-an, termasuk orangutan.

Laporan penelitian berbentuk jurnal milik Westaway dan rekannya sudah dimuat secara online pada 9 Agustus lalu di situs Nature, sementara itu studi DNA purba yang telah dipublikasikan pada tahun sebelumnya, Mei 2012 menunjukkan bahwa manusia dari Afrika mencapai pulau-pulau Asia Tenggara sebelum 60.000 tahun yang lalu.

Manusia yang bermigrasi keluar dari Afrika 100.000 tahun yang lalu atau lebih, mungkin keluar dari wilayahnya dengan mengikuti garis pantai ke Asia Tenggara dan memakan banyak makanan laut di sepanjang jalan. Namun bukti-bukti fosil di Sumatera menunjukkan bahwa beberapa orang paling awal yang berangkat dari Afrika telah mengetahui bagaimana cara bertahan hidup di hutan hujan, di mana sebuah perencanaan terperinci dibuat dengan alat yang tepat dibutuhkan untuk mengumpulkan tanaman musiman dan mencari mangsa langka di hutan yang kaya akan binatang itu. (HNP)