TCOF Ajang Promosi Wisata Bangka Selatan

TCOF Ajang Promosi Wisata Bangka Selatan

Launching Toboali City On Fire (TCOF) Season II 2017, di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata, Rabu (26/7). (SHNet/stevani elisabeth)

SHNet, Jakarta- Toboali City On Fire (TCOF) Season II 2017 bakal di Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung (Babel), pada 28-30 Juli 2017. Event ini merupakan ajang promosi wisata Bangka Selatan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik penyelenggaraan TCOF sebagai sarana yang efektif untuk mempromosikan Babel khususnya Bangka Selatan yang memiliki daya tarik budaya (culture), alam (nature) dan buatan manusia (manmade) serta memperkuat daya saing pada unsur 3A (Atraksi, Amenitas dan Aksesibilitas).

“Kalau kita bangun destinasi wisata harus ada 3 A plus komitmen CEO-nya dalam hal ini pemerintah daerah. Kalau bupatinya lelet, pembangunan destinasi wisata di daerah tersebut tidak berhasil,” ujarnya saat Launching Toboali City On Fire (TCOF) Season II 2017, di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata, Rabu (26/7) malam.

Selain itu perlu didukung dengan anggaran. Menurut Arief, masih ada beberapa pemerintah daerah yang mengalokasikan anggaran untuk promosi pariwisata di daerahnya lebih kecil daripada anggaran untuk mengadakan event. Ia memberikan contoh Pemda Banyuwangi dan Pemkot Solo yang berhasil menggelar event dan promosi pariwisata,

“Bupati Banyuwangi sangat komitmen membangun pariwisata dan kreatif. Tahun ini aja ada 72 event pariwisata di Banyuwangi. Itu artinya, tiap minggu ada acara yang digelar di sana. Alokasi anggaran untuk kegiatan dan promosi seimbang. Demikian juga dengan Walikota Solo,” lanjut Menpar.

Dia mengatakan, Provinsi Babel memiliki atraksi yang menarik terutama kulinernya.. Begitu pula amenitas, ada puluhan hotel berbintang dan dalam waktu dekat bertambah satu hotel berbintang di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Kelayang.

Untuk aksesibilitas, tidak lama lagi Bandara HAS Hanandjoedin di Belitung menjadi bandara internasional dan akan banyak penerbangan internasional, salah satunya dari Tiongkok sebagai pasar utamanya.

Sementara itu Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah menjelaskan TCOF yang diselenggarakan sejak 2016 ini, agar Bangka Selatan khususnya pariwisata bisa tumbuh dan berkembang seperti Belitung.

“Kami sengaja mengusung tema ‘Keragaman Etnis dan Budaya’ pada event pariwisata ini untuk menegaskan bahwa keragaman etnis dan budaya merupakan perekat bagi persatuan dan kesatuan bangsa serta merupakan manifestasi dari semangat pluralisme demi terjaganya keharmonisan antar etnis, mengangkat pesona seni dan budaya dalam warna kebhinekaan,” ujarnya,

Ada 16 event dalam TCOF Season II 2017 diantaranya Bike Packer, Toboali Fashion Carnival, Toboali Photo Competition, Festival Tari Kreasi Daerah, Festival Layang-Layang, Festival Barongsai dan masih banyak lagi kegiatan yang akan digelar.

Provinsi Babel merupakan salah satu daerah tujuan wisata favorit bagi wisman dan wisnus. Tercatat jumlah wisatawan yang menginap di hotel berbintang di Provinsi Babel pada Mei 2017 ada 31.586 orang. (Stevani Elisabeth)