Setengah Abad Bina Swadaya Berkarya

Setengah Abad Bina Swadaya Berkarya

Ketua Pengurus Yayasan Bina Swadaya Paulus Wirutomo (kiri) dalam jumpa pers Setengah Abad Bina Swadaya, di Jakarta, Jumat (14/7). (Ist)

SHNet, Jakarta- Sejak didirikan pada 24 Mei 1967, Bina Swadaya yang merupakan lembaga pemberdayaan masyarakat memfokuskan diri melayani dan memberdayakan masyarakat miskin dan terpinggirkan.

“Bina Sawdaya ini LSM yang sudah tua dan unik. Kami sebagai LSM beda dengan LSM lain yang mendapat sponsor dari donor-donor. Kami justru membuat dana sendiri atau social entrepreunership,” ujar Ketua Pengurus Yayasan Bina Swadaya Paulus Wirutomo saat memperingati HUT ke-50 Bina Swadaya di Bidakara, Jakarta, Jumat (14/7).

Menurutnya, yayasan ini menciptakan sesuatu seperti penerbitan, salah satunya majalah TRUBUS, yang bisa dibaca orang dan hasilnya untuk modal usaha selanjutnya. Selain itu, melakukan pelatihan-pelatihan khususnya kepada masyarakat desa.

Paulus menambahkan, saat ini Bina Swadaya tengah melakukan pelatihan-pelatihan di desa-desa. “Kami tengah mendesain lagi pelatihan di desa untuk situasi yang baru yakni pelatihan online,” ujarnya.

Di usianya yang setengah abad, yayasan ini terus berkarya. Bina Swadaya juga melakukan pelatihan untuk menggerakan masyarakat mendirikan kelompok-kelompok swadaya (KSM). “Dengan cara seperti ini, kita akan menguatkan desa sehingga masyarakat bisa bangun desanya dengan baik,” kata Paulus.

Sementara itu Wakil Ketua Pengurus Yayasan Bina Swadaya Rafi Paramawati menambahkan, pihaknya juga berupaya menumbuhkan kepedulian generasi milenial dalam memberdayakan masyarakat desa.

“Kami berikan penghargaan kepada anak-anak muda yang berjasa membimbing orang-orang desa sehingga mereka berdaya dengan harapan mereka bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak muda di desa lain,” kata Rafi. (Stevani Elisabeth)