Kapal Induk Pertama Milik Militer China Bersandar di Hongkong

Kapal Induk Pertama Milik Militer China Bersandar di Hongkong

Liaoning butuh lima hari untuk tiba di Hong Kong. foto: AFP

SHNet, Hongkong – Peringatan 20 tahun kembalinya Hong Kong dari kekuasaan Inggris ke Cina ditandai dengan berlayarnya Kapal induk pertama milik Cina dari Cina daratan menuju Hongkong.

Seperti dilansir BBC News Jumat (7/7), ini merupakan pelayaran pertama Liaoning, pada pelayaran pertama ke luar Cina daratan ini Liaoning didampingi oleh tiga kapal perang, dan akan bersandar di dekat pulau Tsing Yi, Hong Kong selama beberapa hari.

Kapal dengan panjang 300 meter ini merupakan pembaharuan dari kapal Soviet kelas Kuznetsov yang dibeli dari Ukraina, dan dibuat pada akhir 1980.

Kehadiran Liaoning dianggap sejumlah kalangan sebagai upaya Beijing untuk menunjukkan kekuatan, tetapi banyak warga Hong Kong juga mengantri untuk membeli tiket wisata ke kapal tersebut.

Pendaratan Liaoning merupakan bagian dari peringatan 20 tahun kembalinya Hong Kong dari kekuasaan Inggris ke Cina. Foto: AFP
Pendaratan Liaoning merupakan bagian dari peringatan 20 tahun kembalinya Hong Kong dari kekuasaan Inggris ke Cina. Foto: AFP

Sebelumnya, Presiden Xi Jinping menjadi presiden Cina pertama yang mengunjungi Hong Kong pada pekan lalu. Dalam kunjungan yang disambut protes, dia memperingatkan bahwa segala upaya yang menantang pemerintah pusat Beijing “tidak diizinkan”.

Ketegangan di Hong Kong muncul dalam beberapa tahun terakhir dengan peningkatan terhadap menentukan nasib sendiri dan bahkan kemerdekaan.

Kapal ini merupakan bagian dari upaya Beijing untuk meningkatkan kehadiran militer secara global.
Pada April lalu, negara ini telah meluncurkan pembuatan kapal induk lain – yang merupakan produksi pertama dalam negeri, yang diperkirakan akan dioperasikan pada 2020 mendatang. (Pri)