Istri Pejabat JW dan Petugas Bandara Manado Saling Lapor

Istri Pejabat JW dan Petugas Bandara Manado Saling Lapor

KEKERASAN - Ilustrasi dari Video viral saat seorang istri pejabat melakukan tindak kekerasan terhadap petugas di bandara Sam Ratulangi Manado, Rabu (6/7) pagi. (istimewa)

SHNet, JAKARTA – Melakukan tindakan kasar kepada dua petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Sam Ratulangi Manado, pada Rabu (5/7) pagi, istri pejabat dengan inisial JW atau lebih dikenal dengan Joice atau yang disebut-sebut sebagai istri dari Brigjen Sumampouw, salah satu perwira tinggi Polri, melaporkan dua personel Avsec itu ke aparat kepolisian, pada hari yang sama.

Padahal usai kejadian, pelaku sudah langsung dibawa ke Polsek bandara setempat untuk dimintai keterangan dan langsung dilakukan mediasi oleh Polsek bandara.

Setelah mediasi itu, pelaku langsung melanjutkan penerbangan dengan GA-603 Manado menuju Jakarta pukul 11.00 Wita dengan mendapat pengawalan ketat dari petugas bandara.

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Ibrahim Tompo pun membenarkan kalau kedua belah pihak pelaku maupun korban sama-sama membuat laporan di Polsek Bandara Sam Ratulangi, Manado pada tanggal yang sama.

Tak dirinci lagi soal jenis laporan mereka, tapi menurut Tompo, laporan itu tentu akan ditindaklanjuti. Salah satu petugas bandara menjelaskan kalau istri pejabat JW melaporkan perbuatan tidak menyenangkan dan dua petugas Avsec membuat laporan masalah penganiayaan ringan.

Ibrahim tidak merinci jenis laporan yang diadukan kedua belah pihak. Namun, informasi yang dihimpun di Polsek Bandara Sam Ratulangi Manado menyebutkan istri pejabat itu melaporkan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan dua petugas Avsec. Sedangkan, dua petugas Avsec melaporkan JW terkait penganiayaan ringan.

“Yang pasti kedua laporan pidana tersebut tetap akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Ibrahim. Sementara Pelaksana Tugas GM Bandara Sam Ratulangi Manado, Eric Susanto mengatakan kalau petugas Avsec Bandara yang ditampar, Elizabeth Wehantouw telah menyerahkan kasusnya ke aparat hukum dan berharap kasusnya segera diproses.    (Nonnie Rering)