Penerima 500 Detonator Makassar Mengaku Bukan Pebisnis Bahan Peledak

Penerima 500 Detonator Makassar Mengaku Bukan Pebisnis Bahan Peledak

ilsutrasi / ist

SHNet, PONTIANAK – Muhammad Raji, alamat tujuan 500 detonator yang dikirim PT Jalur Nugraha Ekarurir dan diamankan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu, 11 Mei 2017, tujuan Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, mengaku, dirinya bukan pebisnis bahan peledak.

“Alamat rumah saya memang betul di Kelurahan Tegah, Kecamatan Delta Pawan,  Kompleks Pasar Lama Ketapang, Kabupaten Ketapang. Tapi nama tujuan ditulis Haji Raji, padahal nama saya Muhammad Raji,” kata Raji, Selasa (13/6/2017).

Raji mengaku, sama sekali tidak memiliki hubungan bisnis dan tidak memiliki kolega di wilayah Daeng Karamang Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, sebagai asal barang bukti 500 detonator.

Raji sudah melakukan klarifikasi ke Polisi Resort Ketapang, dan mengaku siap sewaktu-waktu diminta aparat keamanan untuk ikut menelusuri asal usul pemicu badan peledak.

Kepala Polisi Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Erwin Triwanto, mengatakan, masih diselidiki motif pengiriman detonator. Kalau pengiriman legal, harus melewati sebuah perusahaan resmi dan sepenuhnya berkoordinasi dengan otoritas yang berwenang.

Wendhi Yuniarto, Ketua Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Pontianak mengatakan Detonator merupakan alat pemicu untuk menyelaraskan arus atau gelombang yang bisa memberikan efek kecil tapi bisa menimbulkan sesuatu hal yang besar.

Dikatakan Wendhi, umumnya detonator digunakan pemicu untuk menimbulkan ledakan yang disalurkan menggunakan energi listrik atau energi panas seperti accu dan baterai.

Ada beberapa jenis detonator, di antaranya detonator biasa, detonator listrik, detonator non elektrik dan detonator elektrik yang semuanya berfungsi untuk memberikan rangsangan kepada bahan peledak yang bisa menimbulkan ledakan.

Dikatakan Wendhi, detonator biasa memiliki cara kerja yang diaktifkan menggunakan energi api atau energi panas, dan kesemuanya fungsi detonator yang berfungsi seperti tombol on off ketika energi itu di salurkan untuk menimbulkan rangsangan atau kejutan dan energi itu bisa berupa arus listrik dan gelombang.

Alat pemicu atau detonator ini biasa di gunakan pada bom seperti untuk pertambangan, baik itu menggunakan kabel penghubung untuk mengaliri arus yang biasa di gunakan detonator listrik. (Aju)