Festival Danau Kelimutu Masuk Ajang API

Festival Danau Kelimutu Masuk Ajang API

Danau Kelimutu di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT)

SHNet, KUPANG-Festival Danau Kelimutu di Kabupaten Ende, menjadi satu dari tujuh potensi wisata di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masuk dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017. Festival Danau Kelimutu masuk kategori Festival Pariwisata Terpopuler (Most Popular Tourism Festival).

“Ketujuh potensi wisata itu adalah Makanan Tradisional Terpopuler (Most Popular Traditional Dishes) “Daging Sei” dari Kota Kupang, Tempat Menyelam Terpopuler (Most Popular Diving Spot) yaitu Teluk Maumere di Kabupaten Sikka,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTT, Marius Ardu Jelamu Kupang, Kamis lalu.

Potensi wisata lainnya adalah Tempat Berselancar Terpopuler (Most Popular Surfing Spot) yaitu Pantai Tarimbang di Kabupaten Sumba Tengah, Festival Pariwisata Terpopuler (Most Popular Tourism Festival) yaitu Festival Danau Kelimutu di Kabupaten Ende. Tujuan Wisata Baru Terpopuler (Most Popular New Destination) yaitu Pantai Mbawana di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Selain itu, Kampung Adat Terpopuler (Most Popular Traditional Village) yaitu Kampung Bena di Kabupaten Ngada dan Objek Wisata Unik Terpopuler (Most Popular Unique Tourism Spot) yaitu Pulau Gunung Api Batu Tara di Kabupaten Lembata.

“Ini momentum promosi destinasi yang dimiliki melalui pemungutan suara (vote) yang bila sebelumnya hanya bisa dilakukan melalui web vote secara online, saat ini juga sudah dibuka pemungutan suara melalui cara SMS premium berbayar,” ujarnya.

Dia mengatakan pada periode pemungutan suara (voting) sendiri telah dibuka pada 1 Juni 2017 sampai dengan 31 Oktober 2017. Rangkaian kegiatan API 2017 akan ditutup dengan penyelenggaraan Malam Penghargaan yang akan dilaksanakan pada November 2017.

Menurut Marius, pilihan publik melalui daring itu terfokus 15 kategori dan ada fasilitas akses untuk memudahkan masyarakat melakukan pemungutan suara, memberikan kesempatan luas kepada seluruh pemda untuk menyampaikan usulan nomine yang akan disertakan dalam ajang tersebut. Seluruh kategori yang disajikan adalah hasil seleksi ketat dari data wisata, kuliner, atraksi wisata, maupun festival budaya yang selama ini populer di Indonesia.(Dis Amalo)