Advokasi Kejoangan45 :

Benteng Negara Pancasila Indonesia (BNPI)

ilustrasi / ist

SHNet – MERDEKA!

Memperkuat advokasi *Bina Pancasila Untuk Praktek Konstitusi/Kebajikan Indonesia (BPUPKI)*, June 15, 2017

Bina Pancasila untuk Praktek Konstitusi/Kebajikan Indonesia (BPUPKI)

Maka *Kontra Operasi Rekayasa Perang Semesta (KORPS) Indonesia* adalah *syarat cukup* bagi Benteng Negara Pancasila Indonesia (BNPI) dalam menghadapi‎ AHGT (Ancaman Hambatan Gangguan Tantangan) berupa *DUA SKENARIO PENGHANCURAN INDONESIA:* yakni
(1) Perang asimetris (nirmiliter/soft war) dan
(2) Perang simetris (pengerahan militer/hard war).

*SKENARIO_PERANG_ASIMETRIS*
Cakupi tindak rusak dan hancurkan dengan *7-F:*
*1. FINANCE:*
a. Kucurkan utang dari lembaga keuangan
internasional
b. Arahkan melakukan privatisasi, libatkan
dalam perdagangan bebas dan
globalisasi ekonomi
c. Ciptakan program-program kemiskinan
d. Kuasai aset ekonominya
e. Kuasai kekayaan alamnya

*2. FOODS:* lemahkan ketahanan pangannya.

*3. FILMS:*
a. Kuasai aset informasinya
b. Hancurkan moral rakyatnya

*4. FASHION:* bangun tren mode (pakaian, gaya rambut, dan make-up)

*5. FANTASY:*
a. Sebarkan narkoba dan miras
b. Hidupkan industri pariwisata dan seks

*6. FAITH:*
a. Ciptakan revolusi seks
b. Rusak keluarga
c. Buat aliran-aliran sesat
d. Promosikan sekularisme sebagai ‘agama’baru
e. Hancurkan militansi rakyat melalui tokohnya
f. Suburkan deislamisasi
g. Ramaikan pemurtadan

*7. FRICTION:*
a. Ciptakan konflik ideologi
b. Promosikan mulltipartai
c. Kuasai sistem politik dan hukumnya
d. Ciptakan revolusi

*SKENARIO_PERANG_SIMETRIS*
Hidupkan separatisme dan lakukan invasi/agresi dengan tahapan sbb:

1. Terpurukkan ekonomi nasionalnya
2. Pertentangkan elite politiknya
3. Suburkan konflik horizontalnya
4. Pecah belah militernya
5. Datangkan pasukan perdamaian
6. Buat serbuan paradigmatis
7. Buat sel-sel perlawanan
8. Tetapkan status”legal intervention”dan
lakukan invasi militer

Dan keberpihakan pada PEMBUKAAN UUD 1945 sesuai *Konstitusi Proklamasi* (Berita Repoeblik Indonesia Tahun II, 1946 jo Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 1959) adalah *syarat lengkap sempurna* bagi terbangunnya BNPI yang kokoh.

Sedangkan keberpihakan pada *Konstitusi Reformasi* (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 11, 12, 13, 14 Tahun 2006) karena eksplisit TANPA PEMBUKAAN UUD 1945 adalah *tidak memenuhi syarat lengkap sempurna* bagi bangunan BNPI seperti dapat terlihat kasat mata dari arsip digital yang terunggah tahun 2010 sebagai berikut :

LEMBARAN NEGARA TAHUN 2006
http://ngada.org/ln/2006‎

17.UUD-Perubahan Pertama Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, 11, 13-02-2006
18.UUD-Perubahan Kedua Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, 12, 13-02-2006
19.UUD-Perubahan Ketiga Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,13, 13-02-2006
20.UUD-Perubahan Keempat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,14, 13-02-2006

Bahwa  kini di bulan Ramadhan 1438H ini adalah saat yang bijak untuk perenungan, penyikapan dan penggiatan langkah kenegaraan bersama kita bangun BNPI untuk bela Negara Kesatuan Republik Indonesia sebaik-baiknya. Aamiin YRA.

Jakarta Selatan, ‎17 Juni 2017

Tetap MERDEKA!
Pandji R Hadinoto
Ketua GPA45/DHD45 Jakarta
www.jakarta45.wordpress.com