Tiap Tahun Harus laporkan Kekayaannya

Pegawai Bea Cukai Golongan Keatas

Tiap Tahun Harus laporkan Kekayaannya

Jakarta, 18 Mei 1971 – Dengan adanya kenaikan gaji dilingkungan Departemen Keuangan baru-baru ini, diharapkan penyelewengan yang dilakukan petugas, khususnya Bea Cukai akan berkurang.

Dalam hubungan ini semua petugas Bea Cukai dari golongan II (Gol D) keatas diwajibkan melaporkan harta kekayaannya sekali setahun. Demikian dijelaskan Dirjen Bea Cukai Padang Sudirdjo pada pers hari Senin pagi di gedung Departemen Keuangan, selesai pelantikan Badan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan Pusat Korps Karyawan Departemen Keuangan.

Dikatakan, dalam minggu yang lalu sejumlah 7 orang pejabat Bea Cukai di pelabuhan Belawan telah dinon-aktifkan karena ternyata pejabat tersebut selain tidak mampu menjalankan tugasnya juga terlibat dalam penyelundupan tekstil di daerah itu.

Sehubungan dengan inspeksi mendadak dari Menteri Keuangan baru-baru ini ke pelabuhan Tanjung Priok, oleh Dirjen Bea Cukai telah diambil tindakan berupa pemutasian terhdap beberapa orang pejabat Bea Cukai di Tanjung Priok. Tindakan serupa ini juga akan dikenakan terhadap pejabat lainnya diseluruh Indonesia.
0049
Penyelundupan meningkat
Padang Sudirdjo selanjutnya menyatakan, bahwa 70% dari penyelundupan barang-barang import terdiri dari bahan tekstil dan secara keseluruhan penyelundupan ini meningkat bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Lebih jauh dijelaskan, bahwa baru-baru ini disekitar pelabuhan Tanjung Priok yang merupakan salah satu daerah penyelundupan, pihak Bea dan Cukai berhasil menangkap 54 bal tekstil selundupan. Sedangkan daerah penyelundupan lainnya adalah di daerah Kepulauan Riau dan akhir-akhir ini ditambah pula disekitar pelabuhan Sabang.

Ketika ditanya sebab penyelundupan tersebut Padang Sudirdjo, bahwa slah satu sebab adalah masih terlalu tingginya bea import masuk tekstil tersebut. Hal ini masih perlu dilakukan oleh pemerintah dalm rangka proteksi tekstil dalam negeri.

Mengenai penyelundupan barang eksport, dikatakan hingga kini masih tetap ada terutama di daerah perbatasan, tetapi angkanya sudah jauh menurun dari angka tahun sebelumnya. (SH/Ant)