Medah Minta Distribusi Pupuk Harus Tepat Sasaran

Medah Minta Distribusi Pupuk Harus Tepat Sasaran

Ibrahim Agustinus Medah

SHNet, KUPANG-Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ibrahim Agustinus Medah mengingatkan agar distribusi pupuk bersubsidi untuk petani harus tepat sasaran dan tepat waktu. Hal itu dilakukan agar seluruh petani di NTT tidak mengalami kesulitan saat membeli pupuk.

Medah mengakui, pada tahun-tahun sebelumnya pupuk sering menjadi masalah yang serius di NTT. Bahkan, dirinya pernah meminta pemerintah pusat untuk menghentikan distribusi pupuk bersubsidi karena merugikan petani dan menguntungkan pengusaha. Namun, di tahun 2017 ini masalah pupuk sudah diatasi karena pemerintah sudah tampak serius memperhatikan hal itu.

“Di tahun 2016 dan tahun-tahun sebelumnya memang masalah pupuk di NTT merupakan masalah serius. Waktu itu saya minta hentikan distribusi pupuk bersubsidi untuk petani karena yang untung adalah para pengusaha. Namun, tahun 2017 ini pupuk tidak lagi bermasalah, mungkin masih ada masalah tapi tidak seperti tahun-tahun kemarin,” kata Medah saat live dari RRI Pusat dengan topik Masalah Ketersediaan Pangan di NTT, Selasa (16/5) malam.

Menurut Medah, komoditi yang ditanam petani seperti padi, jagung, dan tanaman holktikultura sangat membutuhkan pupuk. Jika tanaman tidak dipupuk tepat waktu maka hasil produksinya menurun. Karena itu, diharapkan penyalur dan distributor mendistribusikan pupuk kepada petani tepat waktu.

Sekitar 80 persen dari jumlah penduduk NTT adalah petani dan membutuhkan pupuk untuk menyuburkan tanaman. Tugas pemerintah adalah menyediakan segala kebutuhan petani termasuk pupuk dan obat-obatan yang digunakan untuk menyemprot tanaman. NTT adalah daerah yang tandus tetapi sangat cocok untuk tanaman holtikultura, namun harus dipupuk agar hasil produksinya meningkat.

“Saya minta distribusi pupuk kepada petani harus tepat waktu dan tepat sasaran agar petani-petani tidak kesulitan saat membutuhkan pupuk. Pupuk adalah kebutuhan petani sehingga harus diatasi jika ada masalah,” jelas calon gubernur NTT dari Partai Golkar itu.(Dis Amalo)