EPYC dari AMD Memberikan Harapan untuk Performa Server dan Datacenter

EPYC dari AMD Memberikan Harapan untuk Performa Server dan Datacenter

ilustrasi / ist

SHNet, Sunnyvale –  Advanced Micro Devices, Inc (AMD), sebuah perusahaan semikonduktor multinasional, hari ini mengantarkan era baru untuk prosesor server dan datacenter berkinerja tinggi lewat kabar peluncuran prosesor EPYC ™. Dengan jumlah inti yang banyak, bandwidth memori yang superior, dan dukungan yang tak tertandingi untuk jalur input / output berkecepatan tinggi dalam satu chip, EPYC bertujuan untuk merevolusi pasar server dual-socket sekaligus membentuk kembali harapan untuk server single-socket.

Sebelumnya dikenal dengan nama kode “Naples”, Epyc kini menjadi keluarga baru sebuah produk prosesor berkinerja tinggi untuk datacenter berbasis cloud dan tradisional yang akan menghasilkan mesin pemrosesan x86 “Zen” yang sangat sukses yang ditingkatkan hingga 32 cores. Server berbasis EPYC yang pertama akan diluncurkan pada bulan Juni dengan dukungan luas dari Original Equipment Manufacturers (OEM) dan channel partner.

“Dengan prosesor EPYC yang baru, AMD mengambil langkah berikutnya dalam perjalanan komputasi berperforma tinggi,” kata Forrest Norrod,  senior vice president and general manager of Enterprise, Embedded & Semi-Custom Products. “Prosesor AMD EPYC akan menetapkan standar baru untuk performa dan skalabilitas dua soket. Seperti yang telah kami tunjukkan hari ini, kami melihat peluang lebih jauh dengan solusi satu soket pertama tanpa kompromi. Kami percaya bahwa produk baru ini memiliki potensi untuk membentuk kembali bagian pasar datacenter yang signifikan dengan kombinasi kinerja, fleksibilitas desain, dan TCO yang inovatif,” lanjutnya.

Hari ini, pada AMD Financial Analyst Day 2017, sebuah prosesor EPYC tunggal diperlihatkan melebihi kinerja platform mid-range, two-socket / two-processor dengan perbandingan langsung. Kehadiran EPYC melebihi penawaran kompetitif teratas saat ini pada parameter kritis, dengan core 45% lebih banyak, kapasitas input / output (I/O) 60% lebih banyak2, dan bandwidth memori 122% lebih banyak.

“Dropbox saat ini sedang mengevaluasi CPU AMD EPYC secara internal, dan kami terkesan dengan kinerja awal yang kami lihat di beban kerja dalam konfigurasi soket tunggal,” kata Akhil Gupta, vice president of infrastructure  Dropbox. “Kombinasi kinerja inti, bandwidth memori, dan dukungan I/O membuat EPYC menjadi penawaran unik. Kami berharap dapat terus mengevaluasi EPYC sebagai pilihan untuk infrastruktur kami. ”

Pengalaman menggunakan sebuah prosesor tunggal yang memiliki core dengan kinerja tinggi juga dirasakan oleh Infrastructure and Datacenter (IDC).
“Tidak ada prosesor server berkinerja tinggi dengan fitur lengkap yang ada saat ini dalam konfigurasi satu soket. EPYC mengubah dinamika itu dengan menawarkan solusi prosesor tunggal yang memberikan jumlah core berkinerja tinggi, memori, dan I/O yang tepat untuk beban kerja yang diperlukan saat ini,” kata Matthew Eastwood, senior vice president dari IDC. (*)