Desa Hanura Diperhitungkan dalam Kampanye Lingkungan Bertaraf Internasional

Desa Hanura Diperhitungkan dalam Kampanye Lingkungan Bertaraf Internasional

Lapangan Krida Yuana di Desa Hanura, Pesawaran, Lampung. (Ist)

SHNet, JAKARTA – Sebanyak 400 undangan dari 74 negara di 5 benua yang tergabung dalam Friends Of The Eart (FoE) atau Sahabat bumi International, berkunjung ke Desa Hanura, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Desa ini dijadikan wilayah kegiatan Field Trip (kunjungan lapangan) yang merupakan acara puncak dari rangkaian acara International Symposium Climate Change And Voices The World. Kunjungan berlangsung pada 3 Desember 2016 lalu.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dan para pegiat lingkungan Internasional ini, selain untuk mengkampanyekan lingkungan, tantangan dan peluang menghadapi perubahan iklim (climate change) juga bertujuan untuk mengampanyekan pengakuan wilayah kelola rakyat melalui praktek perhutanan sosial.

Camat Teluk Pandan M.Yuliardi.S.STP menyampaikan apresiasinya dijadikan Desa Hanura sebagai wilayah Field Triep dan berharap kegiatan yang dihadiri dari perwakilan 74 Negara pada hari ini dapat menduniakan potensi di Kecamatan Teluk Pandan, terutama potensi wisatanya yang selama ini menjadi prioritas Pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran.

Dalam acara tersebut ditampilkan pula produk binaan PKK masing-masing Kecamatan. Desa Hanura sendiri menampilkan produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang merupakan hasil produk Kelompok Sistim Hutan Kerakayatan (SHK) Lestari.

SHK Lestari sendiri merupakan kelompok petani yang berjumlah sekitar 50 persen dari total petani di Desa Hanura yang mengandalkan usaha pada kawasan Hutan Raya Wan Abdul Rahman (Tahura WAR) Gunung Betung Register 19. Kelompok SHK Lestari ini memiliki 900 ha wilayah kelola. (DM)