IRC Tire Indonesia Bangga Prestasi Tim di SEMA 2017

MENDUKUNG - Kontes Shell Eco Marathon 2017 (SEMA) di Changi Exhibition Center, Singapore, beberapa waktu lalu pun disupport IRC Tire Indonesia dengan mendukung tiga tim dari Indonesia. (Dok/SHNet)

SHNet, JAKARTA – IRC Tire Indonesia dari PT Gajah Tunggal Tbk memang tak pernah kehabisan ide untuk menyokong sejumlah kegiatan positif anak-anak muda se-Indonesia.

Kontes Shell Eco Marathon 2017 (SEMA) di Changi Exhibition Center, Singapore, beberapa waktu lalu pun disupport IRC Tire Indonesia dengan mendukung tiga tim dari Indonesia.

“Ban IRC yang digunakan oleh ketiga tim itu punya compound dan teknologi yang sama dengan yang digunakan di IRC Enviro, hanya saja untuk ukuran ban tersebut tidak kami produksi massal di Indonesia sehingga kami harus mendatangkannya dari Jepang,” ujar Ferdy Septian selaku Assistant Brand Manager IRC Tire Indonesia kepada media, Selasa (25/4).

Shell Eco-Marathon Asia tahun ini menghadirkan 123 tim mahasiswa dari 20 negara untuk berkompetisi dan di tahun 2017, terdapat 26 tim mahasiswa Indonesia dari 19 perguruan tinggi yang mewakili Indonesia.

Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, kategori tahun ini mengalami perubahan. Pada tahun-tahun sebelumnya kategori kompetisi didasarkan pada sumber energinya yaitu bensin, diesel, etanol, listrik, dan hydrogen. Sedangkan pada tahun ini, kategori bahan bakar hanya terbagi menjadi tiga yaitu Internal Combustion Engine (gasoline, diesel, dan etanol), listrik, dan hydrogen.

Tim nakoela hore berhasil meningkatkan efisiensi mobil kelas prototype gasoline dari tahun sebelumnya yang mendapatkan best result 792 km/l hingga pada tahun ini menjadi 919 km/l namun penggabungan menjadi satu kelas membuat persaingan sangat ketat.

Tim Rakata Institut Teknologi Bandung yang merupakan salah satu perwakilan Indonesia dan juga salah satu tim yang disupport oleh IRC Tire Indonesia di SEMA 2017 pada kategori prototype Internal Combustion Engine berbahan etanol.

Tim perwakilan Institut Teknologi Bandung ini berhasil mecatat hasil 673 km/liter, dimana ini merupakan pemecah rekor hasil terbaik yang mereka capai selama mengikuti kompetisi Shell Eco-Marathon Asia dari tahun 2010.

Meeker menempati peringkat 8 dalam kategori prototype Internal Combustion Engine dan peringkat 2 untuk prototype berbahan bakar etanol yang menyusul tim Luk Jao Mae Khlong Prapa Ethanol dari Thailand dengan hasil 759 km/liter.
Dan di kelas Prototype Battery Electric, tim Bumi Siliwangi 1 dari Universitas Pendidikan Indonesia berhasil menempati posisi ke 5.

Prestasi yang membanggakan untuk tim Bumi Siliwangi 1 yang baru saja ikut dalam kompetisi tingkat Asia. IRC Tire Indonesia bangga atas hasil yang diraih dari ketiga tim yang disupport dan akan melakukan pengembangan lebih dalam lagi dalam memaksimalkan performa tim-tim andalan Indonesia untuk bisa memenangkan kompetisi ini dan mengharumkan nama Indonesia di kancah international.  (Nonnie Rering)