Gerakan Literasi untuk Meningkatkan Minat Baca Masyarakat

Gerakan Literasi untuk Meningkatkan Minat Baca Masyarakat

Minat baca orang Indonesia tergolong rendah. Hal ini bisa dilihat dari data yang dikeluarkan oleh Unesco tahun 2011 yang mencatat bahwa hanya ada satu dari 1.000 penduduk yang punya minat baca tinggi.

Untuk menumbuhkan minat baca di kalangan masyarakat baru-baru ini Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) dan Aksi Kaum Muda Indonesia (AKMI) dan Aksi Perempuan Indonesia (API-Kartini) menyelenggarakan bacaan rakyat (BARAK 33) dan perpustakaan keliling sebagai bagian dari gerakan literasi bagi masyarakat miskin perkampungan di wilayah Jakarta Barat, DKI Jakarta.

Herry Suhendar sebagai ketua penyelenggara Bacaan Rakyat menyampaikan, “Setiap hari Minggu dan libur nasional BARAK 33 menggelar perpustakaan keliling untuk meningkatkan minat baca masyarakat di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di wilayah Jakarta Barat, antara lain: RPTRA Kalijodo, Krendang, Kedoya Utara, Kembangan Utara di Jakarta Barat.”

Gerakan literasi ini sudah berjalan sejak awal bulan Maret yang lalu dan diharapkan semakin meluas tidak hanya bagi masyarakat Jakarta Barat tetapi meluas ke wilayah DKI Jakarta lainnya.

“Selama ini akses bacaan yang berkualitas di kalangan masyarakat sangat terbatas. Sehingga, kami berupaya menambah daftar buku bacaan dengan mengetuk para donator dan pihak-pihak yang peduli pada gerakan literasi,” tutur Herry.

Upaya mengetuk hati para dermawan dan pihak-pihak yang pedulipun berbuah manis. Sejumlah dermawan, baik yang sifatnya perorangan maupun lembaga mulai memberikan buku-buku baik baru dan bekas untuk menambah daftar inventaris bacaan rakyat.

“Kami berharap agar pemerintah bisa mengadakan perpustakaan demi memajukan pendidikan non formal bagi anak dan orang yang tertinggal di setiap RW,” lanjutnya.

Barak 33

Terakhir, pada momentum peringatan Hari Kartini, BARAK 33 bekerjasama dengan Aksi Perempuan Indonesia Kartini (API-Kartini) membuka lapak bacaan rakyat diikuti lomba mewarnai dan pembacaan Surat Kartini dari Buku Habis Gelap Terbitlah Terang di RPTRA Krendang, Jakarta Barat, Minggu, 23 April 2017.

“Kami sangat surprise karena banyak pengunjung yang tanpa malu-malu membaca buku. Ibu-ibu juga sangat antusias mengantarkan anak-anaknya mengikuti lomba mewarnai. Kami mencoba mengenalkan pikiran dan perjuangan Kartini kepada anak-anak lewat kegiatan mewarnai dan pembacaan surat-Surat Kartini yang termuat dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang,” kata Minar Crystin Natalia. (Siti Rubaidah)