March Fiesta Jakarta Garden City memperkenalkan Food Garden

March Fiesta Jakarta Garden City memperkenalkan Food Garden

Suasana di Food Garden / ist

SHNet, Jakarta – Satu lagi konsep tempat makan di ruang terbuka yang nyaman, bersih, dan asri ditawarkan oleh PT Mitra Sindo Sukses. Selaku pengembang Jakarta Garden City (JGC), anak usaha PT Modernland Realty Tbk tersebut hari ini (18/3) resmi membuka Food Garden, sebuah area food and beverage center dengan konsep alfresco dengan berbagai hidangan kuliner yang sangat bervariasi dengan harga makanan yang terjangkau siap memanjakan lidah pengunjungnya.

Manajemen JGC memang terlihat serius mempersiapkan konsep ruang terbuka di Food Garden tersebut lewat acara yang bertajuk March Fiesta Jakarta Garden City dan sangat memperhatikan detail perencanaan pengembangannya. Dibangun di daerah seluas 1,7Ha terdapat 19 tenant yang mengisi area Food Garden ini, dari yang menyajikan masakan nusantara seperti Ayam Bebek Kremes dan Soto Kudus, Depot Karebosi, Ayam Goreng Karawaci, Nasi Timbel Parahyangan, Cwie Mie Malang, Dapur Nyah Rita, Sallero Rasso, Daeng Bersaudara Khas Bugis, dan lain-lainya. Tak ketinggalan pula masakan-masakan mancanegara yang menggugah selera seperti Ramen 38, Putera Kenanga, Brandt’s Atelier, Djabrew Cafe, Cafe Tok Tong, dan Publika turut hadir di Food Garden.

Acara March Fiesta Jakarta Garden City direncanakan berlangsung selama dua hari (18 dan 19 Maret) dan akan dimeriahkan oleh lomba story telling untuk anak sekolah dari usia 4-9 tahun, kids perfomance dari sanggar-sanggar yang terdapat di sekitar JGC, kemudian ada pula blog dan vlog competition, nonton bareng Liga Inggris, socmed competition, penampilan standup comedy serta tak ketinggalan penampilan band Superglad. Selain itu terdapat berbagai doorprize menarik selama penyelenggaraan acara tersebut.
“Acara hari ini bertujuan untuk memperkenalkan Food Garden kepada masyarakat, dan dapat menambah khasanah kuliner di wilayah Jakarta Timur dengan segmentasi ditujukan bagi keluarga dan anak muda, maka dari itu dalam acara yang diadakan kami memanjakan kedua segmen ini,” tutur Sami Matinen, Presiden Direktur PT. Mitra Sindo Sukses.

Tempat makan ini memang terletak di dalam daerah hunian Jakarta Garden City, yang merupakan kawasan one stop living karena memiliki fasilitas yang lengkap. JGC adalah kawasan yang disebut sebagai Sunrise Property karena kawasannya terletak di daerah strategis di perbatasan Jakarta Timur, Bekasi, dan Jakarta Utara dan sedang berkembang serta terus membangun, sehingga akan menghasilkan investasi besar di masa depan.

GM Marketing & Sales JGC, Hyronimus Yohanes, didampingi beberapa perwakilan tenant Food Garden melepas balon ke udara sebagai simbol dibukanya acara March Fiesta Jakarta Garden City (18/3) / ist
GM Marketing & Sales JGC, Hyronimus Yohanes, didampingi beberapa perwakilan tenant Food Garden melepas balon ke udara sebagai simbol dibukanya acara March Fiesta Jakarta Garden City (18/3) / ist

“Saya/kami berharap nantinya tempat ini bisa membuat warga-warga Jakarta Garden City, juga warga, pemukim, dan karyawan-karyawan yang bekerja di sekitar JGC pada waktu siang datang untuk makan di Food Garden sehingga lokasi ini bisa ramai sambil menunggu AEONS dibuka hingga Oktober tahun ini,” kata GM Marketing & Sales JGC, Hyronimus Yohanes dalam kata sambutannya.

“Dalam bisnis kuliner kita harus inovatif,” pesan pria yang akrab dipanggil Pak Roni ini kepada para tenant di Food Garden. “Dengan dibukanya Food Garden kami dari manajemen mendukung 100 persen, ke depannya tempat ini kita akan coba bangun permanen di belakang, kemudian kita akan coba setiap malam ada live music,” jelasnya.

“Nah, dengan sudah adanya live music dan mungkin isian acara-acara di lokasi ini kami mengharapkan kontribusi dari pemilik-pemilik tenant di sini bahwa kita sama-sama kerjasama untuk menghidupkan lokasi ini supaya kita sama-sama berkembang. Kami tidak mau cuma menyediakan tempat kemudian bapak/ibu buka usaha terus rugi dan tutup, itu kita tidak mau. Kita harus sama-sama bangkit, sama-sama untung, dan sama-sama sukses,” tegas Roni Yohanes.

Kepada SHNet, pihak pengelola mengatakan bahwa mereka menjamin tidak akan ada tenant yang akan menawarkan sajian masakan yang sama dengan tenant lainnya. Jika pun ada menu yang sama pasti akan dibuat perbedaannya sehingga masing-masing punya ciri khasnya sendiri dan itu sudah melalui proses testing dari pengelola, juga tentu saja termasuk dari segi rasanya. (Gerald Hein)