Australia Dukung Kebijakan Trump

Australia Dukung Kebijakan Trump

Menlu Australia Julie Bishop. (Ist)

SHNet, LOS ANGELES – Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia Julie Bishop menegaskan bahwa negaranya akan mendukung kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tentang larangan pemberian visa bagi Muslim dan kebijakan kontrol ketat pada perbatasan.

Bishop mengatakan, Australia akan mengawal perintah eksekutif Trump yang mendapat tanggapan negatif dari Inggris, Kanada, dan sejumlah negara di Eropa.

Perintah eksekutif itu melarang seluruh warga negara dan pengungsi dari 7 negara mayoritas Muslim memasuki AS untuk 90 dan 120 hari ke depan.

“Saya yakin bahwa pemerintah Australia dan AS akan terus saking mendukung dalam hal memastikan kebijakan tentang proteksi perbatasan dan aturan imigrasi diimplementasikan dengan kuat,” kata Bishop di Los Angeles seperti yang dikutip dari Daily Mail, Selasa (31/1).

“Pemerintah Australia sedang bekerja sangat erat dengan administrasi dan petugas AS dan kami ingin memastikan bahwa orang-orang Australia tetap mendapat akses ke AS sebagaimana yang mereka dapatkan di masa lampau dan orang-orang dari AS mendapat akses ke Australia,” tambahnya.

Setiap pendatang dari Irak, Suriah, Iran, Sudan, Libya, Somalia, atau Yemen saat ini dilarang memasuki AS.

Larangan itu juga meliputi pemegang permanent residents, green card, dan visa dari 7 negara itu yang keliatan dari AS setelah hari Jumat (26/1) lalu dimana Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif tentang larangan sementara. Mereka tidak dapat kembali ke AS untuk 90 hari.

Pemegang visa dan green card yang sudah berada di AS dipersilakan untuk tetap tinggal. (Daily Mail/AP)