Seruan 2212 : POLITIK BENTENG PANCASILA 45

Seruan 2212 : POLITIK BENTENG PANCASILA 45

ilustrasi / ist

SHNet – Menyikapi Presiden Jokowi Akan Bentuk Unit Pemantapan PANCASILA
http://www.harianjogja.com/baca/2016/12/19/presiden-jokowi-akan-bentuk-unit-pemantapan-pancasila-777879
maka perlu direkomendasi agar dapat berujung ditindaklanjuti pembentukan bangunan simpul2 Benteng PANCASILA 45 di seluruh wilayah NKRI. ‎Bangunan simpul2 itu dapat berupa fisik pemasangan stiker/plakat di semua sentra2 kegiatan publik seperti fasilitas sosial (kantor2 RT/RW, Kelurahan, Kecamatan, dlsb) pasca aksi2 non-fisik berupa pembekalan/ penataran/pengarahan kePANCASILAan oleh Majelis2 Advokasi PANCASILA (MAPAN) a.l. oleh Generasi2 Penerus Angkatan45 (GPA45) / Keluarga2 Besar Pejoang45 (KBP45).

‎Keberdayaan GPA45/KBP45 itu juga menimbang KepPres No 50 Tahun 1984 Tanggal 1 September 1984 bahwa Angkatan 45 adalah pelopor, penegak, pelaksana, pengaman dan penerus cita-cita perjuangan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 yang secara ikhlas, rela, konsekuen, aktif, kreatif, berkorban dan berjuang melawan fasisme, imperialisme, kolonialisme dan feodalisme untuk mewujudkan, mengisi dan mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan tanah air dalam bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan lambang negara Bhinneka Tunggal Ika berdasarkan PANCASILA dan Undang Undang Dasar 1945 menuju masyarakat adil dan makmur.‎

Ditengah ancaman, hambatan, gangguan, tantangan zaman kini dan esok yang terasa meningkat signifikan bahkan multi kompleks maka aksi2 Benteng PANCASILA 45 ini adalah terapi yang dapat dihandalkan ketahanan bangsa dan pertahanan negara.‎

Dan untuk aksi2 perkuatan Benteng-benteng PANCASILA 45 itulah maka Badan Pembudayaan Kejoangan 45 (BPK45) pengemban KepPres 50/1984 adalah setepatnya siap diberdayakan sebagai Mitra Pemerintah yang handal.

Dengan tekad kebersamaan demi Persatuan dan Kesatuan Bangsa, kami GPA45 jajaran Dewan Harian Daerah 45 Jakarta, menyambut Tahun Baru 1 Januari 2017 sambil menyerukan masyarakat Jakarta pada khususnya dan masyarakat negarabangsa Indonesia pada umumnya untuk serentak ikrarkan turut berdayakan Benteng PANCASILA 45 di wilayahnya masing2.

Selebihnya, PP 59/2016 yang berpotensi buruk bagi doktrin Persatuan Indonesia [Sila-3 PANCASILA] oleh karenanya patut dicabut a.l. memperhatikan opini2 seperti
PENETRASI WNA DIBALIK PP NO 59 TAHUN 2016, BAHAYA KEDAULATAN NKRI !!!

Penetrasi WNA Di Balik PP No 59 Tahun 2016, Bahayakan Kedaulatan NKRI


http://m.rmoljabar.com/news.php?id=30202

Jakarta, 22 Desember 2016

Badan Pembudayaan Kejoangan45

Pandji R Hadinoto
Ketua GPA45/DHD45 Jakarta
www.jakarta45.wordpress.com‎