Kemenpar Targetkan Percepatan Pembangunan 10 Destinasi “Bali Baru”

Kemenpar Targetkan Percepatan Pembangunan 10 Destinasi “Bali Baru”

Kota Tua Jakarta, salah satu dari 10 destinasi prioritas. (INITEMPATWISATA.com)

SHNet, Jakarta- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan percepatan pembangunan 10 destinasi sebagai “Bali Baru” pada 2016.

Kesepuluh destinasi tersebut adalah Danau Toba (Sumut), Tanjung Kelayang (Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu dan Kota Tua (DKI Jakarta), Borobudur (Jateng), Bromo Tengger Semeru (Jatim), Mandalika Lombok (NTB), Labuan Bajo Komodo (NTT), Wakatobi (Sultra) dan Morotai (Maluku Utara).

“Percepatan pembangunan destinasi prioritas tersebut utamanya untuk peningkatan infrastruktur dan aksesibilitas khususnya bandara, pelabuhan, jalan maupun energi serta gencar promosi kepada calon investor,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya pada Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV, Badan Otoritas Toba dan Pengurus Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), di Jakarta, Rabu (30/11)

Menurutnya, percepatan pembangunan 10 destinasi prioritas tersebut untuk mendukung target 20 juta wisman pada 2019. “Kita proyeksikan dari pengembangan 10 destinasi prioritas tersebut akan menghasilkan tambahan sebanyak 12 juta kunjungan wisman,” ucapnya.

Menurutnya, pelaku industri pariwisata juga punya andil yang besar dalam pengembangan kepariwisataan. Industri pariwisata merupakan garda terdepan yang sangat vital dalam keberlangsungan kepariwisataan.

Ketua GIPI Didien Junaedy mengatakan, pemasaran pariwisata, pengembangan destinasi dan percepatan peningkatan kuantitas dan kualitas SDM harus dikejar dalam upaya memajukan pariwisata Indonesia.

“Semuanya ini merupakan program kerja utama GIPI yang harus dicapai, serta fokus pada 10 destinasi prioritas yang ditetapkan pemerintah,” kata Didien. Ia sendiri akan mengerahkan seluruh anggotanya untuk mengembangkan dan menjual 10 destinasi “Bali Baru” ini baik untuk pembangunan hotel maupun penjualan paket-paket tur. (Stevani Elisabeth)