Pelantikan Kadis “Ricuh”, Ini Kata Ketua DPRD

Pelantikan Kadis “Ricuh”, Ini Kata Ketua DPRD

Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak. Foto: Ist

SHNet, TanjungPinang– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak menilai dan menegaskan kepada Gubernur Kepri, jangan berjalan sendiri meninggalkan DPRD dalam menjalankan Pemerintahan.Hal itu terkait dengan Pelantikan pejabat esselon II,III dan IV di lingkungan Provinsi yang di lantik Senen (7/11) di Aula Kantor Gubernur Provinsi Kepri.

DPRD Kepri menilai Gubernur berjalan sendiri dan meninggalkan DPRD dalam menjalankan pemerintahan.

Dalam UU 23 tahun 2014, dan PP 18 tahun 2016, secara tegas disebut bahwa perangkat Daerah bertugas membantu Gubernur dan DPRD.

“Perlu Gubernur ketahui, bahwa Pemerintah daerah ini dilakukan bersama-sama dengan DPRD. Oleh sebab itu, Gubernur tidak bisa menjalankan pemerintahan ini dengan sesuka hatinya. Ini menjadi catatan kinerja Pemerintahan kedepan,” kritik Jumaga Nadeak, usai rapat di Kemendagri, Selasa (8/11/2016).

Tak hanya itu, Jumaga menduga Gubernur memiliki agenda tersembunyi memasukkan pejabat asal Kabupaten Karimun. Caranya para pejabat itu, dilantik sebagai esselon III sekaligus ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) pada jabatan strategis yang kosong.

Contohnya saja, Asisten administrasi Umum, Kadistamben, Karo Pembangunan, Karo Ortal.

“Padahal masih ada pejabat pindahan dari Kabupaten lain yang tidak diberikan kesempatan sama,” ucapnya.

Tindakan ini, sambungnya, berpotensi mengguncang tatanan pemerintahan yang sudah mulai berjalan harmonis. Untuk itu, Ia meminta Gubernur untuk netral dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh ASN untuk berkarir di Pemprov Kepri secara seimbang dan adil.

“Jangan sampai ada persepsi di ASN kalau assesment yang dilakukan beberapa waktu lalu, hanya sebagai tameng Gubernur dan Sekda untuk melakukan mutasi menempatkan orang-orangnya di jajaran Pemprov,” tuturnya.
Sehari sebelumnya, saat pelantikan di Aula Pemprov Kepri di Dompak sempat terjadi ketidak sukaan dengan acara pelantikan yang terkesan mendadak oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Senin (7/11/2016) kemarin. Video Ricuh sempat beredar di media sosial. (pri)