Longsor “Rusak” 30 Rumah di Magelang

Longsor “Rusak” 30 Rumah di Magelang

Banjir di kawasan Kecamatan Salaman, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (9/11), telah menyebabkan sejumlah rumah rusak. Sementara itu, di Dusun Jambean, Desa Sriwedari, Kecamatan Salaman, lebih dari 30 rumah juga rusak berat dan ringan akibat longsor di kawasan ini. [SHNet/Bambang Marsono]

SHNet, Magelang – Kejadian tanah longsor melanda kawasan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tepatnya di Dusun Jambean, Desa Sriwedari, Kecamatan Salaman. Warga setempat menyebutkan, tanah longsor dipicu oleh hujan yang turun dengan intensitas tinggi, yang berlangsung selama tiga jam sebelum datangnya bencana tersebut, Rabu (9/11).

“Longsor telah mengakibatkan lebih dari 30 rumah rusak berat dan ringan,” kata Sumarlan, Kepala Dusun Jambean, kepada SHNet sesaat setelah kejadian.

Menurut Sumarlan, longsor terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Ia mengatakan, kejadian tersebut juga telah menyebabkan terputusnya jalan penghubung antar-desa.

Tanah longsor di Dusun Jambean, Desa Sriwedari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang,Jawa Tengah, Rabu (9/11), juga menyebabkan terputusnya jalan antar-desa.[SHNet/Bambang Marsono]
Tanah longsor di Dusun Jambean, Desa Sriwedari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang,Jawa Tengah, Rabu (9/11), juga menyebabkan terputusnya jalan antar-desa.[SHNet/Bambang Marsono]

Muriyono (60), salah seorang warga Dusun Jambean yang menjadi korban longsor mengharapkan daerah kawasan tempat tinggalnya tidak mengalami bencana alam lagi di masa mendatang.  Ia menuturkan dirinya juga mengharapkan ada bantuan dari pemerintah kepada korban bencana alam seperti dirinya.

Muriyono (60), salah seorang warga yang menjadi korban longsor di Dusun Jambean, Desa Sriwedari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang,Jawa Tengah, Rabu (9/11).[SHNet/Bambang Marsono]
Muriyono (60), salah seorang warga yang menjadi korban longsor di Dusun Jambean, Desa Sriwedari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang,Jawa Tengah, Rabu (9/11).[SHNet/Bambang Marsono]

Sumarlan, Kepala Dusun Jambean menyampaikan, hingga hari ini, Kamis (10/11), masyarakat di dusunnya yang menjadi korban longsor belum menerima bantuan. (Penulis Bambang Marsono, warga Perbukitan Menoreh, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah)

Baca juga: Banjir Bandang Landa Menoreh