Duterte Menyesal Sudah Mengatai Obama “Anak Pelacur”

Duterte Menyesal Sudah Mengatai Obama “Anak Pelacur”

Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (Ist)

SHNet, VIENTIANE — Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyatakan penyesalannya telah menyebut Presiden AS Barack Obama “anak pelacur”, Selasa (6/9).

Langkah ini sangat langka dilakukan politisi yang selama ini tak sungkan-sungkan mengata-ngatai tokoh dunia seperti Paus dan Kepala PBB.

Dalam pernyataan yang dibacakan juru bicaranya, Duterte mengatakan, pernyataan berbahayanya itu merupakan jawaban atas pertanyaan reporter yang “menimbulkan keprihatinan dan kesulitan, kami juga menyesali itu keluar sebagai serangan pribadi terhadap presiden AS.”

Seperti diketahui, Duterte mengeluarkan pernyataan di luar batas pada Senin (5/9) kemarin sebelum pergi ke Laos untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi regional.

Dia dijadwalkan bertemu Obama secara terpisah di Laos tapi Obama membatalkannya.

Filipina awalnya tidak menyatakan pendapatnya tentang pembatalan itu namun setelah 9 jam, ia menyatakan bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk menunda pertemuan itu. (AP)