Kunjungan Static Show Anak Kurang Beruntung di Ambon Gebyar Dirgantara Lanud Pattimura

Kunjungan Static Show Anak Kurang Beruntung di Ambon Gebyar Dirgantara Lanud Pattimura

Ilustrasi/www.huffingtonpost.com

JAKARTA – Dapat naik dan merasakan pesawat terbang, apalagi hercules milik TNI AU pastilah tidak mudah. Sebab, supaya bisa naik pesawat itu dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun, 21 anak kurang beruntung di Ambon ternyata justru bisa “naik dan merasakan” pesawat hercules di  Gebyar Dirgantara Lanud Pattimura. Mereka merasakan pengalaman itu  bersama Ketua Yayasan Maria Monique Last Wish Natalia S Tjahja. Berikut ini surat elektronik Natalia kepada SHNet, bercerita tentang pengalaman anak-anak kurang beruntung itu.

Dear Media tercinta

Saya akan berkisah journey From the Heart di Ambon. Ini adalah journey bersama God yang mempertemukan saya dengan para beautiful heart di Ambon. Tanpa saya pikirkan teman baik saya sekarang adalah ibu wakil bupati Seram Timur. Dan undangan pun diberikan ke saya karena rasa kangen dan kerinduan.

Buat saya, saya ke Ambon karena Tuhan yang minta dan bukan keinginan manusia atau saya sendiri.
Saya bicara ke Rina untuk menanyakan data anak-anak unfortunate (kurang beruntung) yang akan kita beri happiness-nya

Ketua Yayasan Maria Monique Last Wish Natalia S Tjahja bersama anak-anak kurang beruntung di Ambon. (Foto : Ist)
Ketua Yayasan Maria Monique Last Wish Natalia S Tjahja bersama anak-anak kurang beruntung di Ambon. (Foto : Ist)

Dan wakil bupati Seram Timur bapak Fachri Alkatiri dan istrinya Rina Alkatiri mencarikan dan memberikan data 21 anak-anak miskin yang berjualan kresek di pantai Losari. Buat saya, ini sign God yang meminta saya ke Ambon untuk bertemu dan membahagiakan 21 anak dan tiket pun saya pesan.

Kita melakukan kegiatan tersebut di pantai Losari. Kita berikan mainan-mainan sejenis Lego ke mereka dan Ibu wakil bupati seram memberikan amplop-amplop. Buat mereka, ini sungguh hal yang membahagiakan karena mereka tidak tahu dan tidak kenal mainan-mainan ini.

Tanpa saya rencanakan Tuhan aturkan saya duduk di sebelah Komandan Pangkalan TNI AU Pattimura Aldrin Petrus Mongan. Selanjutnya, Komandan Aldrin bertanya ke saya, apa yang dia bisa partisipasi ?

Lalu saya bilang, apa ada pesawat yang unik di Maluku? Dan Komandan Aldrin pun langsung berkata “ada beberapa pesawat Hercules Nat.”. Lalu saya berkata “saya ingin 21 anak ini bisa rasakan berada di Hercules bersama saya ,Rina Alkatiri dan juga Tim Wantimpres Julie Tresna dan juga Komandan Aldrin

Foto : Ist
Foto : Ist

Dalam waktu 3 jam Tuhan mengabulkan doa saya lewat kebaikan hati Komandan Aldrin. 21 anak ini kaget dan bersorak ketika saya bilang ke mereka “Om Aldrin mau kasih kalian naik pesawat Hercules (Indonesian Air Force)

1 hari di tanggal 6 september itu adalah hari yang tidak akan mereka lupakan dalam hidup 21 anak tersebut dan itu adalah Tuhan yang mana aliran kasih Tuhan mengalir di hati mereka semua.
Dan di tengah hujan …setelah turun dari pesawat…saya menangis haru…dan bilang “Thanks God for amazing unbelieve. Happiness” dan saya jabat keras tangan Komandan Aldrin…”thanks for your beautiful heart brother”

Tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada Wantimpres Bapak Sidarto Danusubroto yang luar biasa hatinya. Dan terima kasih kepada Bapak Gubernur Maluku yang telah welcome Yayasan Maria Monique Lastwish. Dan keluarga kita..GM Garuda Indonesia Ambon bapak Soni Pongoh

Love and Pray

Natalie