Hanura Juara 1 di Sumatera!

Hanura Juara 1 di Sumatera!

Tumpeng raksasa dipersembahkan warga desa Hanura untuk menyemarakkan HUT ke-49 desa Hanura yang jatuh pada tanggal 17 September 2015. (Ist)

SHNet, JAKARTA – Pemilu masih sekitar 3 tahun lagi tapi Hanura sudah memenangkan gelar juara di wilayah regional Sumatera. Eits, tapi ini bukan Hanura yang partai itu lho ya.

Hanura ini merupakan Desa Hanura yang terletak di Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Desa seluas 600 hektare ini memenangkan lomba desa dan kelurahan juara yang diadakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dalam lomba ini, seluruh peserta baik desa maupun kelurahan dinilai dari sisi kesejahteraan ekonominya. Tidak hanya itu, desa dan kelurahan ini harus memiliki nilai lebih lainnya terutama dari sisi pemerintahannya.

Baca juga: Wow! Inilah Desa dan Kelurahan “Hebat” di Indonesia

Nah, apa yang menyebabkan Hanura menang ya? Yang paling gampang adalah melihat website resmi desa ini. Iya, website resmi! Bayangkan sebuah desa yang berjarak 60 km dari kota kabupatennya sudah memiliki website yang bisa diakses secara luas.

Dalam website resmi desa Hanura, tidak hanya profil saja yang dicantumkan di sana tapi juga berupa-rupa kegiatan warga mulai dari yang paling sederhana, misalnya kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar, sampai acara yang melibatkan pihak ketiga seperti pelatihan membuat kerajinan tangan crochet pada akhir tahun 2015 lalu.

Majunya desa ini pun terlihat dari kegiatan pemerintahnya yang sudah mencanangkan “Food Safety Masuk Desa” bekerja sama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPPOM) Lampung. Anggota karang taruna Hanura dilibatkan menjadi kader pelaksanaan program tersebut.

Melek teknologi juga menjadi prioritas di desa ini. Beberapa waktu lalu tim IT (informasi teknologi) desa Hanura mengadakan kegiatan Belajar IT Bersama dengan tujuan untuk mengeksplorasi pandangan dan wawasan baru tentang Desa berbasis IT, sebagaimana diamanatkan dalam undang – undang Desa No 6 tahun 2014 pasal 86 dimana desa harus dapat mengembangkan sistem informasi Desa dan pembangunan Kawasan Pedesaan.

“Kegiatan Belajar ini diharapkan dapat menjadikan Tim Informasi dan Teknologi Desa Hanura mampu mengedepankan Keterbukaan Informasi dengan memegang kaidah-kaidah jurnalistik, dan kedepannya Tim Informasi dan Teknologi Desa Hanura dapat menjadi Public Relation yang dapat menjembatani arus informasi dari Pemerintah Desa Hanura ke masyarakat atau sebaliknya,” kata manager tim IT desa Hanura Khairul Awam dalam websitenya.

Bagaimana dari sisi pariwisata? Ternyata belum banyak yang dikembangkan desa yang dipimpin Chodri Cahyadi ini. Namun, bukan berarti mereka tinggal diam.

Desember 2015 lalu, Pemerintah Desa Hanura bekerjasama dengan NGO KawanTani melakukan action plan berupa workshop Pemanfaatan Kawasan Hutan Wan Abdul Rachan dengan melibatkan desa-desa sekitar kawasan hutan tersebut.

Dari action plan yang dilakukan, diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai pentingnya keterlibatan Desa-desa di sekitar kawasan dalam berperan aktif dalam perencanaan, perlindungan, pengawetan dan pemanfaatan Kawasan Hutan Wan Abdul Rachman.

Ada begitu banyak kegiatan desa yang bermanfaat yang dilakukan pemerintah setempat yang tentunya menaikkan keberadaban kehidupan pedesaan yang identik dengan citra keterbelakangan.

Desa Hanura membuktikan diri bahwa desa tidak selamanya terbelakang bahkan lebih jauh lagi, bisa memanfaatkan kemajuan zaman. Selamat Hanura, anda layak jadi pemenang! (DM)