Indonesia-Mesir Seriusi Kerjasama Penyebaran Paham Islam Moderat

Indonesia-Mesir Seriusi Kerjasama Penyebaran Paham Islam Moderat

Ilustrasi/Ist.

oleh: Hedwig Hegar Bay (Humas KBRI Cairo)

Pada Minggu (24/7), Menteri Agama RI bersama Duta Besar RI untuk Republik Arab Mesir berkunjung ke Kementerian Wakaf Mesir. Di sana kedua pejabat Indonesia disambut langsung oleh Menteri, Mochtar Gomaa.

Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagaia macam hal terutama berkaitan dengan keseriusan Mesir dan Indonesia yang ingin membangun kerjasama penyebaran pemahaman Islam moderat.

Menteri Saefuddin mengunjungi Menteri Waqaf Mesir itu, di sela-sela kunjungan menteri agama RI tersebut ke Mesir dalam rangka membuka simposium internasional Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia di Kairo.

Pada kesempatan tersebut, Mesir menawarkan pelatihan khusus bagi imam dan khatib dari Indonesia dalam konteks kerjasama penyebaran pemahaman Islam moderat itu.

Menteri Gomaa juga menawarkan kepada Indonesia untuk menerjemahkan buku hasil kajian tim ahli Kemenwakaf Mesir tentang berbagai isu yang hangat di dunia Islam, antara lain terkait pemahaman jihad dan takfir.

Hal ini penting di tengah merebaknya Isu Terorisme yang membawa nama Islam. Kedua Menteri sepakat bahwa isu terorisme adalah tugas berat setiap negara saat ini, dan kedua negara siap bekerjasama untuk sama-sama mengatasinya.

Menurut Menteri Gomaa, jihad adalah hak preogratif pemerintah yang berdaulat bukan hak perorangan. Demikian juga halnya yang berhak menyatakan seseorang kafir atau bukan, hanyalah lembaga pengadilan, mengingat di belakangnya terdapat beberapa hak dan kewajiban misalnya hak warisan.

Menteri Wakaf Mesir itu pun juga menyampaikan rencana penyelenggaraan Konferensi internasional tentang terorisme dan mengundang Menteri Agama RI serta pemegang kebijakan terkait di Indonesia untuk hadir pada acara tersebut.

Menurut Menteri Wakaf Mesir, negara harus memiliki langkah-langkah lebih maju dari pada para teroris. Hadir juga dalam kegiatan tersebut Dubes Helmy, serta jajaran staf KBRI Kairo yang turut mendampingi Menteri Agama saat berkunjung ke Kementerian Wakaf Mesir.