Norwegia “Didaulat” Jadi Negara Teratas Pemburu Paus

Norwegia “Didaulat” Jadi Negara Teratas Pemburu Paus

Pemburuan paus. (Ist)

JAKARTA, SHNet – Norwegia membunuh lebih banyak paus tiap tahunnya dibandingkan dengan gabungan negara-negara pemburu paus yang sangat terkenal.

Laporan yang dibuat oleh 3 LSM lingkungan dan hak binatang: Animal Welfare Institute (AWI), OceanCare and ProWildlife, menyebutkan pemburu paus Norwegia bertanggung jawab atas pembunuhan sekitar 12.000 paus sejak tahun 1993.

Norwegia membunuh lebih banyak paus dibandingkan gabungan pemburu kejam paus asal Islandia dan Jepang. Laporan tersebut juga memuat temuan bahwa hampir 200 ton produk dibuat dari minyak paus dan dikonsumsi di negara ini dan Kepulauan Faroe.

“Ini bukan tahun 1800an. Namun dapat dipahami karena negara modern itu memproduksi krim kulit yang berasal dari industri kejam secara turun temurun,” kata Direktur Eksekutif AWI Susan Millward, sebagaimana dikutip dari TIME, Kamis (16/6).

Menurut laporan itu, Komisi Penangkapan Paus Internasional melarang aktifitas pemburuan paus komersil di tahun 1986 tapi Norwegia kembali berburu di tahun 1994.

Sejak tahun 2014, ketika Jepang dengan cepat mengambil keputusan untuk stop, Norwegia menjadi pemimpin global di dunia pemburuan paus. (TIME)