Johannes Dhermawan: Target Harus Masuk 10 Besar

Johannes Dhermawan: Target Harus Masuk 10 Besar

Joshua Andrew Wirawan

SHNet, JAKARTA – Dibandingkan  dengan tahun-tahun sebelumnya, professional  golfer tuan rumah pada Indonesia Masters tahun ini diharapkan  bisa masuk sepuluh besar. Demikian pernyataan  Johannes Dhermawan menjawab pertanyaan tentang target yang dicanangkannya dalam event akbar yang memperebutkan hadiah sebesar US $ 750.000.

Optimisme Irwan, demikian sapaan akrabnya, selaku Ketua PGATI, didasari fakta bahwa sejak tiga tahun terakhir PGA Tour of Indonesia dalam menyelenggarakan event professional di tingkat local iklimnya semakin kondusif berkat adanya sponsor yang mendukung peningkatan prestasi anggota Profesional Golf Asociation of Indonesia (PGA Indonesia) yang sebelumnya dikenal dengan sebutan PGPI (Persatuan Golf Professional Indonesia).

Paling tidak , berkat iklim kompetisi yang semakin kondusif  dan kompetetif, saat ini tidak sedikit pro local yang mampu bermain under lebih dari satu digit. Bahkan di tingkat Asian Development Tour (ADT) keikutsertaan mereka pun semakin diperhitungkan oleh para pesaing mereka yang berasal dari berbagai negara yang coba memburu keberuntungan di ajang persaingan pro  yang berada di bawah yuridiksi Asian Tour.

Baca juga:

Sementara di tingkat lokal – dalam satu event – pemenangnya bahkan harus ditentukan melalui babak play off. Hal ini membuktikan bahwa persaingan di antara mereka pun semakin ketat.

Iklim yang semakin kondusif tersebut tersebut, selain didukung oleh sponsor yang berkomitmen ingin memajukan keberadaan pro local, juga didukung oleh SDM berusia muda – eks atlet PON dan SEA Games – yang di antara mereka bahkan pernah menimba ilmu di akademi-akademi golf ternama yang ada di luar negeri.

William Sjaichudin
William Sjaichudin

Dengan kata lain, keberadaan The Young Gun seperti, George Gandranata, Rorie Hie, William Sjaichudin, Jordan Irawan, Joshua Andrew Wirawan, Fahmi Reza, Rinaldi Adiyandono, Benny Kasiadi, Andik Mauluddin, Kurnia Herisiandi, Asep Saefulloh dan lain-lain, mampu melanjutkan estafet  yang dirintis oleh Maan Nasim, Ilyassyak, Kasiadi dan kawan-kawan yang pernah mewarnai jagat olahraga golf professional direpublik ini pada dua tiga dekade yang lalu.

Pada Indonesia Masters 2016 Presented by Zurich, PGATI mendapat slot atau jatah 20 orang pemain. Mereka adalah The Young Gun yang sangat aktif memgikuti touring pro – baik di tingkat nasional maupun regional.

Fakta tersebut diharapkan dapat dijadikan sebagai “katalisator” untuk mempercepat munculnya local hero di ajang kompetisi golf prto tingkat internasional – sebuah harapan yang selama ini sangat didambakan oleh seluruh lapisan masyarakat terutama komunitas golf di negeri tercinta ini.(Toto Prawoto)