Mau Makan Gratis Burger 1,5 Kg? Yuk Ke Sini!

Mau Makan Gratis Burger 1,5 Kg? Yuk Ke Sini!

Godzilla Burger, menu yang bisa kamu challenge untuk dihabiskan dalam waktu 30 menit. Kelihatannya enak, ya? (SHnet/Rey Reiza Violleta)

SHNet, Depok – Kabar baik untuk para penjelajah kuliner ala Western di Kota Depok. Saat ini Depok mempunyai resto unik, dengan gambar T-rex sebagai maskotnya, yang menghidangkan berbagai menu burger dan pasta yang unik dan menarik.

Beralamat di Jl. Margonda raya no. 438, Depok, resto ini bernama Dino Steak dan Pasta House dan terdiri dari 2 lantai yang didesain nyaman dan luas.

“Kami menggunakan nama “Dino” sebagai nama restorannya karena terinspirasi dengan hewan Dinosaurus, hewan pemakan daging terbesar dan liar,” kata Yeni, Kasir Restoran Dino Steak, Margonda, Depok, Minggu (24/4).

Meski baru dibuka, yaitu 23 Mei 2015, Dino Steak sudah banyak peminatnya. Nah, ini karena menu andalan mereka yang bikin penasaran.

Menu yang wajib dicoba adalah Godzilla Burger Challenge dan Pasta Penghancur Sukma. Dari namanya saja ini sudah terdengar unik dan menggugah selera, ya.

Nah, khusus menu Godzilla Burger Challenge, sesuai namanya, ini dilombakan lho. Jadi, pengunjung yang ingin ikut challenge itu diberikan waktu 30 menit untuk menghabiskan burger seberat 1,5 kg. Apabila habis, maka burger tersebut tidak dipungut biaya alias gratis, hehehe.

Tips sebelum ikutan Godzilla Burger Challenge yang ada di Dino Steak. Mau coba? (Ist)
Tips sebelum ikutan Godzilla Burger Challenge yang ada di Dino Steak. Mau coba? (Ist)

“Tempat makan ini menurut saya unik, terus ada lomba-lomba makannya gitu seru. Sudah gitu harganya juga sangat ekonomis,” kata Yunizar salah satu pengujung restoran, di Margonda, Depok, Minggu (24/4).

Harga yang diberikan di restoran ini termasuk terjangkau, terutama untuk para remaja yang datang. Godzilla Burger Challenge dikenai harga Rp 125.000, tapi kalau kamu mau ikutan challenge, menu tersebut dihargai Rp 86.500.

Sementara untuk menu Pasta Penghancur Sukma, kamu hanya perlu membayar Rp 48.000. Nah, cukup ekonomis kan.

 

Penulis: Rey Reiza Violleta (Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Nasional)