Banyuwangi, Kota Kecil yang Kaya dari Pariwisata

Banyuwangi, Kota Kecil yang Kaya dari Pariwisata

Kawah Ijen, salah satu destinasi wisata di Banyuwangi yang terkenal dengan fenomena api biru. (bromoeastjava.com)

SHNet, Jakarta- Banyuwangi merupakan kota kecil di ujung Pulau Jawa yang berhasil memikat hari para wisatawan, baik wisatawan nusantara (Wisnus) maupun wisatawan mancanegara (Wisman) berkunjung ke sana.

Tahun lalu, Banyuwangi berhasil menjaring 2 juta wisnus dan 50 ribu wisman. “Sudah triliunan rupiah yang berhasil diperoleh kota kecil di ujung Pulau Jawa ini dari sektor pariwisata. Tidak heran kalau pemerindah daerah (Pemda) Banyuwangi dinobatkan sebagai pemda terbaik di dunia dalam mengelola pariwisata berdasarkan UNWTO,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam jumpa pers International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2016 di Jakarta, Senin (28/3).

Even balap sepeda ini akan diselenggarakan pada 11-14 Mei mendatang. Arief Yahya mengatakan, ITdBI yang sudah memasuki tahun ke-5 ini dampaknya telah dirasakan oleh masyarakat dengan membaiknya kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pariwisata.

Hal tersebut terlihat dari meningkatnya pendapatan per kapita masyarakat Banyuwangi dari semula Rp 20,8 juta per orang per tahun pada 2010 menjadi Rp 38 juta per orang per tahun pada 2015 atau melonjak hingga 62 persen.

Sementara itu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, pada 2016, Banyuwangi menyelenggarakan 53 even festival mulai dari olahraga hingga kuliner. Menurutnya, khusus ITdBI tahun ini, banyak desa yang berebut untuk dilalui oleh para peserta tour Banyuwangi Ijen.

Even balap sepeda tersebut diikuti oleh 20 tim dari 29 negara. Para peserta akan menempuh jarak 567 km dengan melewati berbagai destinasi wisata, mulai dari pantai, perkebunan, sentra pertanian, city tour hingga kaki Gunung Ijen dengan tanjakan yang terkenal paling ekstrim di Asia. Gunung Ijen juga terkenal dengan fenomena api biru.

“Linmas, Satpol PP hingga kepala dusun sudah disiapkan, bukan hanya untuk menjaga keamanan terhadap orang yang menyebrang di lintasan ITdBI, tetapi juga untuk mengamankan kambing,” lanjutnya.

NO COMMENTS