Menteri PP dan PA: Tolak Kampanye LGBT pada Anak

Menteri PP dan PA: Tolak Kampanye LGBT pada Anak

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) Yohana Yembise menolak kampanye LGBT pada anak-anak. (Antaranews.com)

SHNet, Jakarta- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) Yohana Yembise menolak kampanye/promosi melalui situs-situs Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) khususnya pada anak-anak.

“Negara Indonesia masih merujuk pada UU Perkawinan yang hanya melegalkan perkawinan berbeda jenis kelamin. Keberadaan LGBT tidak terlepas dari penetrasi dan pengaruh nilai-nilai asing ke Indonesia. Ironisnya, fenomena ini sudah menyebar ke kalangan anak-anak yang banyak mendapat informasi dari media sosial,” ujar Yohana dalam keterangan resminya, di Jakarta, Kamis (18/2).

Ia berharap, semua pihak mau bekerjasama untuk menghentikan berbagai bentuk kampanye / promosi terkait LGBT, baik melalui media sosial atau buku-buku bacaan demi melindungi masa depan anak-anak Indonesia.

Lebih jauh Menteri Yohana mengatakan, pemahaman masyarakat mengenai LGBT perlu ditingkatkan. “Saya menghimbau kepada para orang tua dan guru-guru di sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika mereka menggunakan gadget mengakses situ-situs terkait LGBT,” tuturnya.

Kementerian PP dan PA pada 2015 telah mengadakan telaahan / kajian bekerjasama dengan Universitas Indonesia dan Research For Human Development (RECONSTRA) terkait isu LGBT.

Telaahan / kajian dilakukan diantaranya untuk mengetahui pandangan dari sejumlah kalangan, diantaranya masyarakat umum, mahasiswa, tokoh agama/masyarakat, pekerja, pelaku transgender, dan pelaku LGB (Lesbian, Gay, Biseksual) terkait fenomena LGBT dan persamaan hak mereka di masyarakat.

 

NO COMMENTS