Putin Kemungkinan Terlibat Pembunuhan Litvinenko

Putin Kemungkinan Terlibat Pembunuhan Litvinenko

Vladimir Putin/www.itv.com

SHNet, Jakarta – Penyelidikan pihak Inggris telah menyimpulkan, Presiden Rusia Vladimir Putin mungkin terbukti menyetujui operasi pejabat Rusia untuk membunuh mantan mata-mata FSB Alexander Litvinenko pada 2006.

Pensiunan Hakim Pengadilan Tinggi Robert Owen, yang melakukan penyelidikan, menulis bahwa ia “yakin” dua mantan pejabat Rusia meracuni pria berusia 44 tahun di sebuah hotel di London dengan radioaktif polonium-210.

Alexander Litvinenko/www.theguardian.com
Alexander Litvinenko/www.theguardian.com

Owen menulis, ia juga “yakin” dua orang yang meracuni Litvinenko adalah mantan anggota KGB dan karyawan FSB Andrei Lugovoi dan mantan perwira militer Rusia Dmitri Kovtun, yang bertindak satu sama lain, yang kemungkinan melayani mata-mata Rusia, FSB.

“FSB beroperasi untuk membunuh Litvinenko, kemungkinan disetujui Patrushev dan juga oleh Presiden Putin,” tulis Owen. Nikolai Patrushev adalah kepala FSB pada tahun 2006, seperti dilansir CNN.com, Kamis (21/1).

Temuan terkait rasa bersalah Putin – jika itu dipandang sebagai kemungkinan atau terbukti secara definitif – akan melegakan janda Litvinenko, Marina. Di luar Pengadilan Tinggi, Kamis, dia mengatakan, “menyenangkan bahwa kata-kata suami saya di atas ranjang menjelang kematiannya, ketika ia menuduh Putin sebagai pembunuhnya telah terbukti benar di pengadilan Inggris”. (Tutut Herlina)

NO COMMENTS